Ketika aku masih muda serta bebas berpikir dengan khayalanku
Aku bermimpi untuk mengubah dunia
Seiring bertambahnya usia dan kearifanku
Kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah
Maka cita-cita itu pun aku persempit
Dan aku putuskan untuk hanya mengubah negeriku saja
Namun tampaknya itu pun tak membuahkan hasil
Saat usia senja mulai kujelang
Lewat upaya terakhir yang penuh keputusasaan
Kuputuskan untuk mengubah hanya keluargaku
Orang-orang yang paling terdekat denganku
Namun ......
Alangkah terkejutnya aku
Mereka pun tak kunjung berubah
Dan kini .....
Sementara aku berbaring di tempat tidur
Menjelang kematianku
Baru kusadari
Andai kata yang pertama-tama yang ku ubah dulu adalah diriku sendiri
Maka lewat memberi contoh sebagai seorang panutan
Mungkin keluargaku bisa ku ubah
Dan berkat inspirasi dan dorongan mereka
Aku mampu mengubah negeriku
Dan siapa tahu bahkan aku juga
Bisa mengubah dunia
(Diambil dari renungan Diklat OPA 2007-2008 SMA Plus Cisarua, Bandung, 10 November 2007)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar